19 Agustus 2022

Aksi Massa : Tan Malaka [4]


3. Pengaruh Hindu

Agaknya hawa tropika di lingkungan katulistiwalah, yang  terutama menyebabkan teknik kita tak maju. Hawa yang subur dan melemahkan itu, serta sedikitnya penduduk, menjadikan kaum tani yang senang hidupnya itu, tinggal diam dan menerima, sedangkan kepulauan yang sangat banyak itu menarik hati penduduk di pantai-pantai, kepada perantauan dan pengalaman. Menurut riwayat dapat diketahui bahwa, sesudah dibawa pengaruh Hindu, kebudayaan mereka bertambah naik dan  mereka mulai berkenalan dengan perampas. Kejadian itu berlangsung sesudah bangsa kita bercampur darah dengan penjajah-penjajah bangsa Hindu. Kini terbayanglah dalam benak kita kejadian-kejadian yang dapat digambarkan oleh kejadian-kejadian itu, yang membangkitkan tenaga terpendam itu jadi dinamis. Bukan oleh percaturan hidup kita sendiri (melawan atau  antara kelas-kelas) maka penguraian kita perihal teknik kebudayaan feodalistis seperti tersebut di atas, tetapi disebabkan pengaruh yang datang dari luar.

24 Juli 2022

Aksi Massa : Tan Malaka [3]

II.

IKHTISAR TENTANG RIWAYAT INDONESIA

1. Pengaruh Luar Negeri

Riwayat Indonesia tak mudah dibaca, apalagi dituliskan. Riwayat negeri kita penuh dengan kesaktian, dongengan-dongengan, karangan-karangan dan pertentangan. Tak ada seorang jua ahli riwayat dari Kerajaan Majapahit atau Mataram yang mempunyai persamaan dengan ahli riwayat bangsa Roma kira-kira di zaman 1400 tahun yang silam, seperti Tacitus dan Caesar. Kita terpaksa mengakui bahwa kita tak pernah mengenal ahli riwayat yang jujur.

22 Juni 2022

Aksi Massa : Tan Malaka [2]

I.

REVOLUSI

Revolusi itu bukan sebuah ide yang luar biasa, dan istimewa, serta bukan lahir atas perintah seorang manusia yang luar biasa. Kecakapan dan sifat luar biasa dari seseorang dalam membangun revolusi, melaksanakan atau memimpinnya menuju kemenangan, tak dapat diciptakan dengan otaknya sendiri. Sebuah revolusi disebabkan oleh pergaulan hidup, suatu akibat tertentu dari tindakan-tindakan masyarakat. Atau dalam kata-kata yang dinamis, dia adalah akibat tertentu dan tak terhindarkan yang timbul dari pertentangan kelas yang kian hari kian tajam. Ketajaman pertentangan yang menimbulkan pertempuran itu ditentukan oleh pelbagai macam faktor : ekonomi, sosial, politik, dan psikologis. Semakin besar kekayaan pada satu pihak semakin beratlah kesengsaraan dan perbudakan di lain pihak. Pendeknya semakin besar jurang antara kelas yang memerintah dengan kelas yang diperintah, semakin besarlah hantu revolusi. Tujuan sebuah revolusi ialah menentukan kelas mana yang akan memegang kekuasaan negeri, politik dan ekonomi, dan revolusi itu dijalankan dengan “kekerasan”.

22 Mei 2022

Aksi Massa : Tan Malaka [1]

Aksi Massa

Tan Malaka (1926)

 *****

Ditulis oleh Tan Malaka pada tahun 1926 di Singapura

Sumber    : Diambil dari buku "Aksi Massa" terbitan Teplok Press, 2000

Dimuat ke HTML oleh Ted Crawford dan Ted Sprague

10 April 2022

Panduan Singkat Menuju Jepang [5]

 

IV. MELIHAT KE BELAKANG

A. Sejarah Singkat Jepang

Masyarakat Jepang mengklaim sejarah tertua di dunia, dimana menurut mereka, mundur 2.605 tahun. Mereka menganggapnya unik. Faktanya, bahwa berdasarkan klaim ini yang mana menjadi unik dan lebih baik dari orang lain adalah orang-orang Jepang telah membangun angan mereka untuk penaklukan – menaklukan seluruh dunia. Jerman mendapat masalah dengan hal serupa.

18 Maret 2022

Panduan Singkat Menuju Jepang [4]

 

III. POLA PIKIR MASYARAKAT JEPANG

Kita tidak akan pernah memahami sepenuhnya cara berpikir masyarakat Jepang karena hampir semua cara pandang kita benar-benar berlawanan dengan mereka, dan sebagai hasilnya, tindakan kita juga.

Namun ingatlah bahwa otak orang Jepang juga terbuat dari bahan yang sama seperti otak manusia lainnya. Pemikiran gila mereka adalah hasil dari cara pandang yang tidak sehat – ide yang dihasilkan dari suatu generasi yang disengaja.

Negara-negara di dunia yang mencintai perdamaian harus menjernihkan pola pikir masyarakat Jepang yang berbahaya bagi perdamaian dan hak-hak manusia lainnya ini.

12 Februari 2022

Hugh Jackman - From Now On


I saw the sun begin to dim
And felt that winter wind blow cold
A man learns who is there for him
When the glitter fades and the walls won't hold