Aku Menurut Pandanganku
- Intropeksi diri dan pengenalan diri penting untuk membentuk kehidupan. Pengenalan terhadap diri sendiri adalah prinsip kemanusiaan yang mendasar (Sokrates --- <4 abad SM) “Ketahuilah dirimu, karena disitulah permulaan pengetahuan”.
- Pengenalan diri : melihat kekuatan dan kelemahan.
- Konsep diri : pandangan manusia sendiri --- pengetahuan diri sendiri, pengharapan diri sendiri, penilaian diri sendiri (fisik, psikis, sosial, intelektual, moral, spiritual) {Calhoun & Acocella}.
- Aspek kehidupan :
- Aku diri : aku yang seperti aku pahami (sesuai kehendak sendiri)
- Aku sosial : aku seperti yang dipahami orang lain di sekitar (komentar orang membentuk persepsi)
- Aku ideal : aku yang aku inginkan (yang didambakan --- pola pikir + harapan/keinginan)
- Jenis konsep diri :
- Konsep diri positif --- penerimaan diri yang menghasilkan sikap rendah hati
- Konsep diri negatif --- benci diri sendiri
- Konsep diri terbentuk dari gambaran diri (self image) yang pembentukannya melalui proses bertanya pada diri sendiri :
- “Siapa saya?”
- “Apa peran saya dalam kehidupan?”
- “Bagaimana nila-nilai yang saya anut?”
- “Baik atau buruk?”
- “Ingin menjadi seperti apa saya kelak?”
- Secara keseluruhan, konsep diri terdiri dari :
- Extant self : siapa saya pada saat ini
- Desired self : diri yang saya inginkan
- Presenting self : diri yang saya tampilkan di lingkungan
- Faktor yang mempengaruhi :
- Orang lain (significant other)
- Kelompok rujukan (reference group)
- Persepsi diri sendiri (self perception)
- Pembagian konsep diri (Stuart & Sunden : 1991) :
- Pola gambaran diri (body image)
- Ideal diri (bagaimana seharusnya ia bertingkah laku)
- Harga diri (penilaian atas hasil)
- Identitas (kepribadian)
- Peran (role performance)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar